GEMERETAK
JIWA
Gerah .... sekian lama menangguk badai...
raih ku hanya tertoreh lelah
Tubuh digerogoti janji tak bertuan
Jiwa berontak pada penjanji tak berotak
Tak bergeming tak ada welas
Akhirnya diam jadi senjata pamungkas
Tuan..oh
tuan...
Tak ada kah kasihan bagi ku yg berjuang
Tak punyakah engkau walau sekedar
sebuah penghormatan
Jika yakin bahwa kau adalah seorang insan
mestinya ku lega bahwa kau masih memiliki rasa
tapi.. tidakk...!
Kau mati...
Jasadmu saja yang kau bawa
kemana-mana..
Sambil kau sebarkan bara..
Gemelutuk gigi ingin menghabisi..
Tapi nurani menepuk pundak menyadarkan
hati...
Bahwa semua ada akhirnya...
Setiap gerak akan
berbalas..
Duduk manis saja menunggu
..
Jika beruntung... kan ku
saksikan akhir episode yang kau rampung..
Bersama secangkir teh manis
di kursi pojokku...
Bunyihati@20 mei 2017.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar